Kamis, 10 Mei 2012

MAKANAN MENTAH


Makanan dari ikan mentah, Amankah???
A
pa yang anda rasakan saat mendengar kata ikan mentah? Jawaban yang umum adalah bau amis dan menjijikkan, apalagi untuk lidah orang indonesia seperti kita pasti terasa sangat aneh untuk menyantap ikan yang belum diapa-apakan alias belum dimasak. Namun tahukah anda, tradisi untuk memakan ikan mentah sudah ada sejak adanya peradaban manusia. Dan yang menjadi pertanyaannya sekarang adalah, amankan kita mengkonsumsi makanan dari ikan mentah?. Apalagi seperti yang kita ketahui bahwa makanan yang tidak steril ataupun bersih merupakan penyebab utama terjanya penyakit (Foodborne Disease) dan keracunan. Penyakit yang dapat ditimbulkan adalah seperti diare, demam typoid, dan lain-lain. Sedangkan  keracunan makanan dapat disebabkan oleh makanan itu sendiri, baik yang mentah ataupun yang matang, yang tercemar organisme berbahaya atau zat kimia beracun yang hinggap di permukaan makanan melalui udara, air, debu, ataupun mahluk hidup (misalnya manusia atau serangga). Sebagian besar penyebab terjadinya keracunan makanan adalah bakteri phatogen dimana jumlahnya dapat berlipat ganda dalam waktu 40 menit pada suhu ruangan. Semakin besar jumlah bakteri yang terdapat dalam makanan maka semakin besar pula resiko keracunan yang diterima orang yang memakannya.
Jadi, yang menjadi penyebab keracunan makanan adalah bukan bahan makanan itu sendiri, melainkan zat atau organisme yang telah mencemari makanan tersebut. Menurut penelitian, jenis makanan yang sama sekali tidak dapat di makan mentah adalah segala jenis unggas seperti ayam, dan burung, dan babi karena dalam daging hewan hewan tersebut di temui bakteri atau organisme yang dapat membahayakan kesehatan manusia. Di lain pihak, Ikan dan hasil laut juga sayur-sayuran, sangatlah berguna bagi kesehatan apabila di konsumsi dalam keadaan mentah. Karena dengan cara pemasakan terlebih dahulu (menggoreng, merebus,membakar, dan lain-lain) akan dapat menyebabkan sebagian zat-zat essential itu akan hilang (zat gizinya). Oleh karena konsumsi bahan makanan tersebut apabila dalam keadaaan fresh sangat bagus termasuk ikan.
Pengolahan ikan mentah menjadi makanan yang masih dalam keadaan fresh saat ini sangat banyak kita jumpai terutama di restoran jepang, karena asalanya dari negeri sakura itu sendiri. Namun ikan yang digunakan tidaklah sembarangan melainkan ikan-ikan pilihan seperti Salmon dan Tuna. Kenapa ikan tersebut?, jawabannya adalah karena selain tekstur dari dagingnya yang mudah di olah tetapi ikan tersebut mempunyai kandungan gizi yang sangat tinggi serta penangan dalam mengihindari penyebaran bakteri phatogen cukup mudah.
Ada beberapa kriteria ikan segar. Ikan dibilang segar apabila ikan tersebut memiliki ciri-ciri fisik sebagai berikut :
·         mata jernih
·         daging tidak lembek (kalau di tekan, cepat kembali ke bentuk semula)
·         tidak ada perubahan warna pada bagian-bagian tertentu.
·         Biasanya setelah dibilas dengan air, tidak berbau amis.
·         Terakhir, insang berwarna merah cerah dan tidak berbercak.
Cara mudah untuk mengetahui ikan mentah yang bisa dimakan mentah adalah sebagai berikut:
·         Warna masih cerah, walaupun untuk ikan tuna, kemerahannya tergantung dari spesies ikan tuna tersebut. Ada tiga spesies ikan tuna yang popular untuk sushi, blue fin tuna, yellow fin tuna, dan big eye tuna.Berdasarkan kualitas warna dan rasanya, yang paling bagus adalah blue fin tuna, kemudian big eye tuna ( warna yang paling tidak merah adalah big eye tuna, tetapi rasanya lebih enak dari yellow fin tuna karena kandungan lemaknya lebih banyak dari yellow fin tuna), dan yang terakhir adalah yellow fin tuna.
·         Tidak berbau dan berlendir. Bau amis dan lendir timbul karena proses penggandaan bakteri patogen Cobalah sedikit tanpa sauce, apabila terasa manis, maka ikan masih segar. Tetapi jika terasa amis dan tidak manis, berarti ikan tidak segar.
Nah setelah mengetahui informasi diatas beranikah anda mencoba makanan dari ikan mentah?. Jawabannya pasti anda ketahui saat makanan tersebut berada dihadapan anda. Namun tetap ingatlah satu hal bahwa apapun makanannya yang terpenting adalah tingkat higienitasnya karena hal tersebut akan membawa pengaruh terhadap kesehatan tubuh anda sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar