Sabtu, 28 Juli 2012

Berbahayakah Kuning pada Bayi?



Fungsi tubuh bayi yang baru lahir belum bekerja dengan baik, sehingga menyebabkan salah satunya sakit kuning pada bayi.
Melihat kulit atau mata bayi Anda berwarna kuning, wajar jika Anda merasa panik dan takut. Kasus terjadinya kuning pada bayi yang baru lahir cukup banyak. Sekitar 60% terjadi pada bayi yang lahir dengan usia kandungan yang cukup dan 80% pada bayi yang lahir kurang bulan. Bayi kuning yang biasa disebut ikterus ini sebenarnya tidak selalu membahayakan. Walaupun begitu, perlu penanganan yang tepat karena jika terjadi terus-menerus dapat menyebabkan kerusakan otak!
Bilirubin
Penyakit kuning pada bayi disebabkan karena tingginya kadar bilirubin yang terkandung dalam tubuh. Kadar bilirubin meningkat apabila bilirubin yang dihasilkan lebih tinggi dibandingkan kadar bilirubin yang mampu dikeluarkan oleh tubuh. Jika kadar bilirubin lebih dari 5 mg/dL, hasilnya kulit dan mata bayi akan menjadi kuning.
Kuning pada bayi bukanlah suatu penyakit dan masih tergolong wajar yang disebut dengan ikterus fisiologis. Keadaan ini tidak menyakitkan untuk bayi itu sendiri, tetapi juga harus diwaspadai dan tidak dibiarkan terlalu lama karena tingginya kadar bilirubin dapat menyebabkan terjadinya komplikasi yang merusak otak.
Warna kuning biasa tampak pada kening dan bagian putih mata. Kemudian turun pada dada, perut, lengan dan kaki. Cara memeriksanya adalah dengan menekan pada bagian kening atau hidung bayi menggunakan satu jari. Jika kulit bayi menjadi kuning pada saat jari diangkat, kemungkinan besar kadar bilirubin bayi tinggi dan sebaiknya konsultasikan ke dokter untuk masalah ini.
Warna kuning berasal dari bilirubin. Apa itu bilirubin? Bilirubin berasal dari pemecahan sel darah merah. Bilirubin ini akan diproses dalam hati menjadi bilirubin terkonjugasi yang nantinya akan dibuang melalui urine atau feses. Bilirubin yang tidak terkonjugasi akan menyebabkan bayi menjadi kuning.
Penyebab Penyakit Kuning pada Bayi
Sakit kuning pada bayi atau ikterus sebenarnya merupakan hal yang wajar dan biasa terjadi 3-4 hari setelah kelahiran dan akan menghilang setelah 1-2 minggu kemudian. Tetapi ada juga bayi yang terlihat kuning sebelum 24 jam kelahirannya atau kadar bilirubin yang tinggi dalam tubuh. Keadaan ini disebut sebagai hiperbilirubinemia. Jika terjadi seperti itu, bayi harus segera mendapat penanganan medis. Karena bilirubin berlebih yang terdapat dalam darah dapat masuk ke dalam otak dan meninggalkan sisa permanen yang merusak.
Beberapa penyebab ikterus atau bayi kuning, antara lain:
          Fungsi usus dan hati yang belum sempurna
Usus dan hati pada bayi baru lahir belum dapat bekerja dengan sempurna sehingga banyak bilirubin yang tidak terkonjugasi dan tidak terbuang dari tubuh. Umumnya terjadi pada minggu pertama sampai minggu ketiga setelah kelahiran. Pada beberapa kasus, bisa berlangsung lebih lama, yaitu sampai 10 minggu.

Ditambah lagi, produksi bilirubin yang lebih banyak dibandingkan produksi pada orang dewasa. Bayi memproduksi 2-3 kali lipat bilirubin. Banyaknya bilirubin dalam tubuh yang membuat bayi menjadi kuning.
          Kurangnya asupan makanan
Pada 2-3 hari pertama setelah kelahirannya, ibu belum dapat mengeluarkan susu bagi bayinya. Sehingga, bayi menjadi kuning karena kurangnya makanan. Tetapi, hal ini tidak perlu dikuatirkan karena umumnya setelah beberapa hari kemudian, ASI dapat keluar memenuhi kebutuhan bayi.
          Memar
Saat proses kelahirannya, seorang bayi dapat mengalami memar atau lebam. Memar merupakan darah beku yang berkumpul. Tubuh akan berupaya menyembuhkan memar ini dengan cara mennghancurkan darah yang beku tersebut, yang juga akan meningkatkan produksi bilirubin.
          Penyakit hemolitik
Hal ini terjadi karena golongan darah atau rhesus ibu tidak cocok dengan bayi. Akibatnya, ibu akan membentuk antibodi yang menyerang sel darah merah bayi. Sel darah merah yang terserang akan terpecah sehingga menghasilkan banyak bilirubin.
          Kekurangan enzim G6PD
Kurangnya enzim ini dalam tubuh menyebabkan peningkatan bilirubin. Kelainan enzim G6PD merupakan kelainan bawaan.
Menyembuhkan Bayi Kuning
Jika kadar bilirubin tidak terlalu tinggi atau tergolong ringan, tidak diperlukan terapi khusus. Untuk membantu proses pengeluaran bilirubin dalam tubuh, dapat dilakukan dengan cara:
          Memberi asupan yang cukup
Beri asupan makanan yang cukup. Makanan terbaik bagi bayi adalah ASI. Dengan banyaknya makanan yang masuk maka proses pembuangan urine dan feses dapat lebih lancar sehingga bilirubin terbantu kaluar dari tubuh.
Cukup atau tidaknya pemberian asupan dapat diperhatikan dari urine dan feses. Hal yang dapat diperhatikan antara lain dari frekuensi bayi berkemih dan warna feses. Umumnya bayi buang air kecil sebanyak 5-6 kali dalam sehari dan warna feses yang berubah dari hijau tua.
          Jemur
Menjemur bayi di bawah sinar matahari pagi dapat membantu mengatasi ikterus. Sinar matahari akan membantu pemecahan bilirubin. Hanya saja, patut diperhatikan waktu dan durasi menjemur bayi. Jangan sampai kulit bayi terbakar akibat sinar matahari. Jangan sampai bayi terpapar sinar matahari secara langsung lebih dari 10 menit.
Sebaliknya, jika ikterus tergolong berat, dengan kadar bilirubin tinggi, biasanya dokter akan menganjurkan agar dilakukan terapi sinar. Bayi akan dipaparkan sinar biru khusus yang akan membantu mengubah bilirubin menjadi bentuk yang lebih mudah dikeluarkan dalam urine atau feses.
Pemberian air susu ibu atau ASI merupakan salah satu cara mencegah sakit kuning pada bayi. Selain itu juga dapat menyembuhkan bayi kuning atau ikterus ringan. Jadi, jangan ragu untuk memberikan ASI pada buah hati walau pada awalnya ibu harus merasakan sakit pada payudara, tetapi hal itu sangat dibutuhkan oleh bayi mungil Anda.

Ada Apa di Balik Mimpi?

        Di mana Anda dapat merasakan rasanya terbang? Pergi ke masa lalu? Pergi ke suatu tempat wisata yang sangat indah? Atau bertemu dengan idola Anda? Semua dapat saja terjadi dalam mimpi. Anda akan merasakan perasaan yang sangat nyata kala bermimpi. Mengapa kita bermimpi? Apa yang terjadi saat bermimpi?
          Bagaimana Proses Sebuah Mimpi?
Mimpi berkaitan erat dengan tidur. Terjadinya mimpi dan apa yang diimpikan kadangkala menjadi pertanyaan yang membuat penasaran, sehingga ada baiknya Anda mengetahui apa yang terjadi saat kita tidur.
         Setiap tertidur, umumnya kita pasti bermimpi. Dalam jangka waktu tidur 8 jam, rata-rata seseorang mengalami mimpi selama 100 menit. Hanya saja, kebanyakan dari mimpi yang terjadi tidak diingat. Ada sekitar 95% mimpi yang tidak diingat. Mimpi terjadi pada saat tidur REM (Rapid Eye Movement) dari suatu siklus tidur. Sedangkan mimpi yang kita ingat biasanya mimpi yang terjadi beberapa saat sebelum bangun dari tidur.
          Mengapa Bermimpi?
Yang menyebabkan kita mengalami mimpi adalah otak. Sebagai pusat dari aktivitas, otak selalu mendapat pesan dari panca indera dan mengatur kegiatan apa yang akan dilakukan pada waktu tidak tidur. Misalnya otak menerjemahkan warna dinding coklat, otak membantu mengenali rasa dari makanan yang dimakan, dan masih banyak lagi berbagai peran lainnya dari otak.
          Pada saat tertidur, panca indera dari tubuh Anda tidak bekerja, tetapi otak tetap bekerja, bahkan otak akan lebih aktif saat kita bermimpi daripada saat kita terbangun dan beraktivitas. Oleh karena itu, otak dapat menciptakan gambaran-gambaran berupa imajinasi tanpa ada peranan panca indera. Inilah mimpi.
Uniknya, pada saat bermimpi, otot-otot dalam keadaan tidak aktif sehingga mencegah kita memerankan apa yang dialami dalam mimpi. Walaupun, mimpi tampak sangat nyata tetapi dengan tidak berfungsinya otot membantu agar kita tidak menciderai diri sendiri atau orang lain.
         Mimpi Apa Semalam?
Apa yang menyebabkan saya bermimpi seperti itu? Mungkin itu pertanyaan yang ada di benak Anda saat bermimpi tentang sesuatu. Apa yang akan kita mimpikan bergantung pada beberapa hal. Kesan dan hal yang sangat membekas dalam ingatan kita ketika tidak tidur dapat menjadi salah satu faktor. Rutinitas yang kita jalani juga dapat menyebabkan hal yang akan kita mimpikan. Misalnya, pekerjaan kantor yang berat membuat kita bermimpi tentang pekerjaan.
Kadangkala, kita mendapatkan mimpi mengenai solusi dari persoalan yang dihadapi. Misalnya, kita bermimpi tentang jawaban suatu soal ujian. Hal ini merupakan bukti bahwa pada saat tidur, proses berpikir tetap dapat berlangsung.
       Mimpi yang sering dianggap sebagai bunga tidur memang merupakan sesuatu yang unik yang menyertai tidur. Kegiatan tidur sendiri sangat penting untuk memerbaiki sel-sel tubuh, membuang zat-zat yang tidak berguna bagi tubuh dan memulihkan otak. Reorganisai otak berlangsung dan kegiatan memerbaiki mental saat tidur mimpi atau tidur REM. Itulah sebabnya, jika Anda kurang tidur, pikiran terasa kacau. Maka, tidur dan mimpi dapat menyegarkan pikiran Anda. Selamat tidur yang nyenyak dan menikmati mimpi indah Anda!
source : http://kumpulan.info

Minggu, 01 Juli 2012


“HATI-HATI  HIPERTENSI  MENYERANG  SEGALA USIA”
            Hipertensi sekarang ini banyak sekali diderita oleh masyarakat Indonesia. Padahal penyakit hipertensi merupakan penyakit yang sangat berbahaya karena apabila terkena maka tidak dapat disembuhkan dan merupakan faktor resiko terhadap terjadinya penyakit mematikan lainnya seperti diabetes mellitus, jantung koroner, stroke dan lain-lain. Selain itu hipertensi bukan lagi penyakit yang terjadi hanya pada orang tua saja melainkan dapat menyerang usia muda seperti remaja. Pada dasarnya hipertensi itu merupakan penyakit yang dapat kita cegah kejadiannya dan dapat dikontrol agar tidak kambuh apabila telah menderita hipertensi. Tentunya penyakit ini sangat sering kita dengar dari lingkungan tempat kita tinggal, tapi banyak juga dari kita belum tahu sebenarnya apakah itu hipertensi, bagaimana bisa terjadinya, bagaimana pengobatannya, bagaimana pencegahannya, dan apa sajakah faktor resiko yang memicu hipertensi itu. Berikut info tentang hipertensi secara umum yang akan iyan_vasto 13 share semoga bermanfaat.
A.    Pengertian Hipertensi
            Banyak sekali pengertian dari hipertensi yang sering kita dengar dari masyarakat seperti darah tinggi, tekanan darah tinggi, penyakit mudah murah, dan lainnya. Sebenarnya maksud dari semuanya itu adalah sama yaitu tingginya tekanan darah seseorang.
            Hipertensi merupakan suatu keadaan dimana tekanan darah ≥ 140/90 mmhg. Dapat pula diartikan sebagai kondisi medis yang dimana terjadi peningkatan tekanan darah secara terus-menerus (konsisten) dan kronis. Umumnya hipertensi tidak diketahui penyebabnya (hipertensi primer), namun ada juga yang diketahui penyebabnya (sekunder). Hipertensi juga sering disebut sebagi silent killer kaena sering kali muncul tanpa gejala seperti nyeri, rasa tidak nayamn, suhu meningkat dan lain-lain.
            Tekanan darah tinggi tidak dapat disembuhkan, namun dapat dikontrol agar penderita dapat hidup dengan lebih baik. Berbeda halnya dengan hipotensi dimana tekanan darah yang rendah dapat ditingkatkan lagi dengan konsumsi makanan yang teratur . Tekanan darah tinggi merupakan salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya penyakit jantung, stroke, dan gangguan ginjal. Oleh karena itu penyakit ini tidaklah dapat dianggap sepele.
B.     Gejala Hipetensi
            Dari kejadian hipertensi hanya sekitar 10% (sekunder) yang dapat diketahui gejalanya. Adapun gejala hipertensi yang umum dapat terjadi adalah sebagai berikut :
1.      Pusing atau sakit kepala
2.      Kelelahan
3.      Nyeri otot leher bagian belakang
4.      Nyeri sendi dan otot
5.      Sesak nafas
6.      Gelisah
7.      Dan pandangan kabur.
Gejal hipertensi sangat mirip dengan gejala penyakit lain pada umumnya, oleh karena itu sangat diperlukan kepekaan seseorang terhadap gejala yang dirasaknnya. Apabila perlu segeralah checkup kesehatan ke tenaga medis agar dapat diketahui menderita hipertensi atau tidak.
C.     Faktor Yang Memicu Terjadinya Hipertensi
            Beberapa faktor yang diduga memegang peranan dalam genesis hipertensi yaitu seperti faktor psikis, sistem saraf, ginjal, jantung, pembuluh darah, kortikosteroid, katekolamin, angiotensin, natrium, dan air. Hipertensi tidak hanya disebabkan oleh satu faktor saja, tetapi beberapa faktor turut memegang pernan dan menjalin satu sama lain dalam genesis hipertensi.
            Faktor resiko lain yang memicunya adalah jenis kelamin dimana wanita sebelum menopause lebih kecil namun setelah menopause memiliki insiden yang sama besar dengan pria, ras mempengaruhi juga dimana di Negara berkembang orang kulit hitam mempunyai insiden lebih tinggi, riwayat keluarga, gaya hidup dan usia.
D.    Dampak Hipertensi Bagi Tubuh
            Pada dasarnya semua penyakit menimbulkan dampak yang buruk bagi tubuh baik itu secara langsung maupun tidak langsung. Tidak terkecuali hipertensi yang dapat menimbulkan berbagai macam dampak karena bersifat sebagai faktor resiko terhadap timbulnya penyakit lain yang bersifat kronis. Setidaknya ada 4 sebab utama kematian pada penderita hipertensi yaitu :
a.       Gagal jantung, dimana karena adanya penebalan dinding arteri dan kapiler ginjal sehingga cairan sulit di filtrasi (disaring) oleh ginjal dan menyebabkan kurang efesiennya kinerja yang berakibat gagal ginjal.
b.      Gagal jantung yang disebabkan adanya penyumbatan arteri koroner.
c.       Infark miokard
d.      Stroke, dimana hipertensi mempercepat proses arterosklerosis (penyumbatan pembuluh darah).
Hipertensi sering sekali dikaitkan dengan serangan jantung karena pada tekanan darah yang tinggi akan mempengaruhi dari kinerja jantung seperti :
1.      Janung harus memompa lebih keras untuk melawan tahanan yang meningkat
2.      Arterosklerosis berkembang pada arteri koroner
3.      Jantung tidak mendapat oksigen yang cukup untuk  kebutuhan yang meningkat
4.      Karena harus bekrja lebih keras maka ketebalan dinding jantung akan bertambah sehingga mengurangi efesiensi jantung sebagai pemompa darah.
E.     Tahapan Terapi Hipertensi
            Tahapan terapi bagi penderita hipertensi dilakukan bertujuan agar dapt mengontrol tekanan darah agar tidak kembali naik dan dapat membahayakan hidup penderita. Terapi hipertensi dapat dilakukan dilakukan melalui modifikasi pola hidup dan respon.
1.      Modifikasi pola hidup
v  Kurangi berat badan
v  Kurangi konsumsi alkohol
v  Olahraga teratur
v  Kurangi garam dan makanan kolesterol tinggi
v  Berhenti merokok
v  Kendalikan stress
2.      Respon
v  Cukup (apabila tekanan darah dan sasaran telah dicapai)
v  Kurang, maka :
Ø  Lanjutkan modifikasi gaya hidup
Ø  Berikan obat anti hipertensi
F.      Pengobatan dan Pencegahan
            Pengobatan pada penderita hipertensi hanya bersifat memberikan kualitas hidup yang lebih baik dimana diusahakan agar tidak terjadi kambuh dan membahayak hidup penderita. Pengobatan dapat dilakukan dengan obat anti hipertensi yang harus diminum secara teratur dan harus sesuai anjuran dokter.
            Pencegahan merupakan usaha yang sangat sulit dilakukan oleh karena itu perlu kedisiplinan dan kemauan yang kuat agar tidak berhenti di tengah jalan. Langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan antara lain sebagai berikut :
v  Perhatikan berat bada dan ukur lingkar pinggang
Apabila berat badan meningkat dapat menyebabkan obesitas dan hiopertensi oleh karena perlu dikurangi menjadi normal. Lingkar pinggang yang besar memilki resiko yang tinggi pula. Ukuran lingkar pinggang untuk laki-laki adalah ≤90cm dan untuk wanita adalah ≤80cm.
v  Hindari Obesitas
Dapat dilakukan dengan menghitung indeks massa tubuh (IMT) guna mengetahui status gizi dengan rumus :
Status gizi
Wanita
pria
Normal
17-23
18-25
BB lebih
>23-27
>25-27
Obesitas
>27
>27

v  Berolahraga secara teratur, minimal 4-5 kali (30-60 menit)/ mingu atau setiap hari selama 30 menit/hari. Yang terpenting adalah tidak menumpuk jadwal pada satu waktu.
v  Konsumsi makanan yang sehat seperti makanan yang berserat (buah dan sayur) dan kurangi makanan yang berkolesterol tinggi (telur, daging, udang, kepiting, kerang, keju, susu full cream, cumi-cumi, santan, jeroan dan lain-lain).
v  Hindari rokok dan perokok pasif, karena nikotin dalam rokok dapat meningkatkan tekanan darah sebanyak 10mmhg selama 1 jam setelah merokok. Sedangkan merokok sepanjang hari akan menjaga tekanan darah selalu tinggi sepanjang waktu.
v  Kendalikan stres, karena dapat meningkatkan tekanan darah akibat pengaruh aktifitas hormon dan kelenjar dalam tubuh.
v  Rubahlah gaya hidup menjadi lebih sehat namun tetap bisa menikmatinya.


Hidup adalah pilihan. Jadi pilihlah yang terbaik menurutmu. Namun pilihlah dengan bijak agar mendatngkan manfaat untuk mu.
IYAN VASTO_13